BPOM Kini Punya Kantor Perwakilan di Grobogan, Mudahkan Perizinan
Saiful Anwar
Selasa, 14 April 2026 18:40:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Grobogan – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) kini resmi memiliki perwakilan kantor unit pelaksana teknis (UPT) di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Lokasinya di Jalan Jenderal Sudirman Purwodadi, tepatnya di samping SDN 10 Purwodadi.
Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto berujar, kehadiran UPT BPOM tersebut diharapkan menjadi perpanjangan tangan dalam proses perizinan sekaligus pengawasan makanan dan obat di Grobogan dan sekitarnya.
Ia menyampaikan, keberadaan BPOM di daerah akan mempercepat pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk naik kelas, khususnya dalam hal legalitas produk melalui izin edar.
”BPOM di sini tentu untuk mempercepat UMKM naik kelas. Dengan lebih dekat, tentu akan lebih mudah,” ujarnya usai acara Halalbihalal Asosiasi Pedagang Mie dan Bakso (Apmiso) di BLK Grobogan, Selasa (14/4/2026).
Dipaparkan, layanan BPOM di Grobogan juga mencakup wilayah sekitar seperti Kabupaten Blora, Rembang, Pati, dan Kudus.
”Ini untuk melayani wilayah Grobogan, dan sekitarnya. Jadi tidak semua wilayah Jawa Tengah tercover,” imbuhnya.
Selain perizinan produk UMKM, UPT BPOM di Grobogan juga memiliki tugas penting untuk memastikan keamanan pangan, termasuk melakukan pengecekan makanan yang disediakan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
”Badan POM juga kita tugasi untuk mengecek semua masakan yang ada di SPPG, agar kelayakan makanan bisa dipastikan,” tambahnya.
Editor: Dani Agus



