Puluhan Penulis Lokal Siap Lahirkan Buku Budaya Grobogan Jilid 2
Saiful Anwar
Selasa, 19 Mei 2026 20:04:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Grobogan – Sebanyak 70 penulis lokal Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah bersiap mengabadikan budaya setempat melalui buku.
Mereka pun telah mengikuti Bimtek Kepenulisan Konten Berbasis Budaya Lokal yang digelar Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah (Dinarpusda) Grobogan di aula setempat.
Ini merupakan kedua kalinya Dinarpusda Grobogan menggelar bimtek untuk penulisan buku tentang budaya lokal setelah sukses digelar tahun lalu.
Adapun bimtek pertama pada penulisan kali ini digelar pekan lalu dengan narasumber Yunus Suryawan. Sedangkan Bimtek kedua digelar pada Selasa (19/5/2026) hari ini dengan narasumber Badiatul Muchlisin Asti dan Lia Herliana.
Asti dalam kesempatan itu membawakan materi mengenai gaya selingkung dan proses penerbitan. Sedangkan, Lia membawakan materi tentang teknis menulis esai dan karya ilmiah populer.
Asti menerangkan, penulis mesti memahami teknis penulisan, termasuk juga mesti mempelajari KBBI.
Sebab, seringkali kata baku di KBBI berbeda dengan yang biasa dipakai di masyarakat umum.
”Penulis wajib mengetahui kapan di dipisah dan disambung. Kata dilanggar berbeda maknanya dengan di langgar,” kata sosok yang sudah menghasilkan banyak buku itu.
Jauh lebih baik...
- 1
- 2



