Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Grobogan – Sekolah Dasar Negeri (SDN) Tanggirejo di Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah yang atapnya roboh akhirnya diperbaiki pemerintah pusat.

Perbaikan mulai dilakukan per akhir pekan lalu dengan pembersihan gedung dari puing-puing yang ambrol. Ambrolnya atap SDN itu viral karena membuat siswa memakan MBG di halaman.

Menanggapi hal itu, Bupati Grobogan Setyo Hadi menyatakan dirinya prihatin atas kejadian itu. Ia pun telah meminta agar revitalisasi SD segera dilakukan.

”Saya prihatin atas ambrolnya atap di SD itu. Kemarin sudah saya sampaikan untuk segera diatasi,” ujar dia saat ditemui usai paripurna DPRD Grobogan, Senin (27/7/2026).

Bupati Hadi juga menyatakan dirinya sudah meminta kepada Dinas Pendidikan setempat untuk melakukan pendataan sekolah-sekolah yang rusak. Sehingga, ke depan tak ada lagi viral sekolah rusak.

”Saya sudah ingatkan kemarin Dinas Pendidikan agar mendata SD-SD yang kondisinya kurang baik agar segera diutamakan pembangunannya,” imbuhnya.

Sementara itu, Sekda Grobogan Anang Armunanto menambahkan, pembangunan SDN di Grobogan banyak dilakukan melalui program revitalisasi APBN.

”Yang banyak itu revitalisasi APBN. Ada juga yang sudah penandatangaanan PKS atau perjanjian kerja sama,” katanya.

Masuk Prioritas Perbaikan... 

Anang menyebut, sebenarnya untuk SDN Tanggirejo sudah masuk prioritas perbaikan. Namun, penanganannya kemudian dilakukan oleh pemerintah pusat melalui Kemendikdasmen.

”Hari ini kepala sekolah (SDN Tanggirejo) dipanggil Kemendikdasmen, mudah-mudahan sekalian dilakukan PKS (perjanjian kerja sama),” kata dia.

Sekda menambahkan, pihak Kemendikdasmen telah merilis bahwa SDN Tanggirejo tersebut akan dilakukan penanganan revitalisasi tahun ini. Selain itu, ada beberapa bangunan lain yang akan juga dilakukan revitalisasi.

”Tidak hanya SDN Tanggirejo, ada juga SMPN 1 Tawangharjo (Kecamatan Tawangharjo), SDN Mlilir (Kecamatan Gubug), dan SDN Brabo (Kecamatan Tanggungharjo),” bebernya.

Editor: Dani Agus

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler