Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Kepala Security Swalayan Pantes Lasem, Sutrisno kepada wartawan mengatakan, api pertama kali diketahui berasal dari ruangan resto di lantai II. Saatb itu, api sudah membesar dan menimbulkan kepulan asap yang membumbung tinggi.
Ia pun melakukan penanganan pertama pemadaman api dengan menggunakan air galon. Tapi lantaran tidak teratasi, kemudian melapor ke posko pemadam kebakaran.
“Saya pakai air galon dulu, kemudian makai alat pemadam api ringan (APAR). Setelah habis, kebetulan selang 5 menitan petugas pemadam kebakaran datang, “ kata Sutrisno.
Petugas pemadam kebakaran yang datang ke TKP, sigap menjinakkan si jago merah. Seorang petugas pemadam kebakaran Pemkab Rembang, Teguh Wiwoho memperkirakan satu jam kemudian api benar-benar bisa dipadamkan, kemudian dilanjutkan dengan pendinginan.
“Pemadaman selesai pukul 07.04 WIB. Kami mengerahkan 2 mobil pemadam dan 3 unit mobil tangki. Alhamdulilah, sesuai standar operasional prosedur (SOP) kita, semua bisa tertangani, “ urai Teguh.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



