Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Ponorogo – Seorang kakek di Ponorogo bernama Ismu tewas bersimbah darah di jalan Desa Karangjoho, Kecamatan Badegan, Ponorogo, Jawa Timur. Kakek berusia 70 tahun itu diduga dibunuh menggunakan kapak oleh adiknya sendiri Ismono.

Sudirman, warga desa setempat membenarkan kejadian tersebut. Ia pun menjelaskan, pembunuhan tersebut dilakukan Senin (25/6/2024) kemarin.

”Dikapak oleh adiknya. Tahunya korban sudah dalam keadaan telentang bersimbah darah. Langsung saya angkat dengan anak korban ke mobil untuk dibawa ke Puskesmas Badegan,” katanya seperti dilansir Murianews.com dari Beritajatim.com, Selasa (25/06/2024).

Meski begitu, Sudirman mengaku tidak tahu menahu masalah yang menyebabkan kedua saudara itu terlibat pertengkaran hingga salah satu kehilangan nyawa.

Saat korban ditolong, terduga pelaku yang merupakan adik korban sudah pulang dengan membawa kapak yang diduga dipakai untuk menganiaya Ismu.

”Pelaku diam dan pulang ke rumahnya sambil membawa kapaknya itu,” katanya.

Kanit Reskrim Polres Ponorogo Iptu Guling Sunaka sangat berhati-hati dan menjawab dengan diplomatik terkait dengan dugaan pelaku pembunuhan itu, tidak lain adalah adiknya sendiri yang bernama Ismono.

”Intinya ada laporan masyarakat ada TKP diduga tindak pidana penganiayaan atau pembunuhan. Kita akan memaksimalkan penyelidikan dulu, nanti akan kasih tahu perkembangan lebih lanjut. Apa motif maupun tersangkanya,” katanya.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler