Kebakaran Kawasan Padat Penduduk Kemayoran, 1.700 Orang Mengungsi
Supriyadi
Selasa, 21 Januari 2025 09:03:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Jakarta – Kebakaran hebat di kawasan padat penduduk di Kemayoran Jakarta Pusat membuat 1.700 orang mengungsi.
Ke-1.700 orang tersebut diketahui berasal dari 607 kartu keluarga (KK) yang tersebar di 11 RT di kawasan tersebut. Kini mereka mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Mohamad Yohan mengatakan, saat ini ada dua titik pengungsian yang dijadikan para korban untuk bermalam.
Lokasi pengungsian sementara tersebut berada di Musala Al-Hasanah dan Masjid Baiturrahman.
Ia pun menjelaskan saat ini telah menyalurkan bantuan logistik bagi pengungsi kebakaran terdiri atas air mineral 360 dus, makanan siap saji 1.797, selimut, dan lain-lain.
”Logistik yang dibutuhkan cukup banyak,” katanya.
Kebakaran yang terjadi pada Selasa dini hari itu menghanguskan lebih dari 500 unit rumah yang berada di 11 RT di Kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat.
Saat ini petugas sudah berhasil memadamkan kebakaran setelah lebih dari enam jam berjibaku memadamkan api yang menghanguskan ratusan rumah tersebut.
Untuk penanganan kebakaran, Gulkarmat Jakarta Pusat mengerahkan sebanyak 34 unit mobil pemadam kebakaran berikut 170 personel.



