Jambi Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi
Supriyadi
Senin, 15 Desember 2025 14:40:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Jambi – Pemerintah Kota Jambi resmi menetapkan status siaga darurat bencana hidrometeorologi. Keputusan ini diambil sebagai langkah antisipasi dan kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem, termasuk hujan intensitas sedang hingga lebat, yang diperkirakan masih akan terjadi hingga awal tahun 2026.
Penetapan status siaga ini diumumkan oleh Wali Kota Jambi Maulana usai rapat bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, serta instansi terkait di Ruang Rapat Wali Kota Jambi, Senin (15/12/2025).
”Peringatan dini cuaca dari BMKG Jambi sepanjang bulan Desember 2025 hingga Januari 2026 wilayah Kota Jambi berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Maka, status siaga darurat diperlukan agar seluruh perangkat daerah dapat bergerak cepat dan terkoordinasi,” kata Wali Kota Maulana seperti dilansir Antara.
Penetapan status ini didasarkan pada bencana banjir pada 12 Desember lalu yang telah menyebabkan kerugian material dan korban jiwa.
Berdasarkan data yang dihimpun, sebanyak enam kecamatan yang terdampak kondisi banjir pada 12 Desember yang lalu, antara lain Kecamatan Kota Baru, Kecamatan Jelutung, Kecamatan Telanaipura, Kecamatan Danau Sipin, Kecamatan Jambi Timur dan Kecamatan Alam Barajo.
Sementara korban banjir terdapat satu orang anak berusia empat tahun meninggal dunia, satu orang anak usia 12 tahun mengalami luka dan sebanyak 78 Rukun Tetangga (RT) yang terdampak.
”Status siaga ini memiliki tujuan yaitu meningkatkan kesiapsiagaan pemerintah dan masyarakat Kota Jambi, mempercepat koordinasi lintas sektor perangkat daerah dan stakeholders terkait, serta menyiapkan sumber daya, logistik dan personil penanggulangan bencana,” katanya.
BPBD Siaga...
- 1
- 2



