Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, JakartaKapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyatakan menolak usulan polri di bawah kementerian, termasuk menjadikan dirinya sebagai Menteri Kepolisian.

Mantan ajudan Presiden Joko Widodo tahun 2014 itu  mengaku sudah ditawari beberapa orang menjadi Menteri Kepolisian.

”Ada beberapa orang yang menyampaikan ke saya lewat WhatsApp bahwa 'mau enggak Pak Kapolri jadi Menteri Kepolisian?” katanya sambil menirukan pesan tersebut saat rapat kerja bersama Komisi III DPR RI, Senin,seperti dilansir Antara, Senin (26/1/2026).

Penolakan Sigit bukan tanpa alasan. Ia memandang struktur Polri yang berada langsung di bawah kendali Presiden adalah harga mati untuk menjaga profesionalitas dan kecepatan pelayanan publik.

Bahkan, Sigit memberikan pernyataan yang cukup ekstrem terkait komitmennya menjaga independensi Polri dari birokrasi kementerian.

”Apabila ada pilihan, apakah polisi tetap berada di bawah Presiden atau ada Menteri Kepolisian dan Kapolri tetap memimpin, saya memilih Kapolri saja yang dicopot. Saya kira itu untuk sikap saya,” tegasnya.

Ia menambahkan, jika jabatan Menteri Kepolisian itu dipaksakan, ia lebih memilih pensiun dan pulang ke kampung halaman.

”Saya lebih baik menjadi petani saja,” imbuhnya.

Alasan Krusial...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler