PDAM Grobogan Buka Suara Soal Suplai Air untuk PT Pungkook
Saiful Anwar
Minggu, 8 Februari 2026 14:10:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Grobogan – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Purwa Tirta Dharma atau PDAM Grobogan, Jawa Tengah menjawab isu liar yang berkembang di media sosial terkait suplai air bagi PT Pungkook.
BUMD Grobogan itu menyatakan langkah mereka menggandeng PT Pungkok dalam pemenuhan air bersih telah sesuai dengan regulasi.
Direktur Utama Perumdam Purwa Tirta Dharma Grobogan Myra Heltyani mengungkapkan, kerja sama itu tersebut berawal dari kebutuhan mendesak PT Pungkook akan air bersih bagi para karyawannya.
Melalui serangkaian pertemuan dan kajian teknis, kedua belah pihak akhirnya sepakat menuangkan kerja sama tersebut dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS).
”PKS tersebut mengatur mulai dari tarif kesepakatan hingga tata cara pola pembelian air. Kami pastikan sistem pembayarannya transparan karena langsung masuk ke rekening resmi Perumdam,” ujar Myra dalam keterangan tertulis, Minggu (8/2/2026).
Ia menyebut, kerja sama tersebut merupakan bentuk peran BUMD dalam mendukung iklim investasi daerah.
Terkait kekhawatiran masyarakat soal ketersediaan debit air, Myra menegaskan pihaknya telah melakukan kajian mendalam bersama bagian teknik sebelum memutuskan untuk menyuplai sektor industri.
”Saat ini, distribusi ditopang oleh IPA (Instalasi Pengolahan Air) Sambak yang beroperasi maksimal di angka 190 liter per detik (Lpd) untuk melayani wilayah Kota Purwodadi, Danyang, dan Nambuhan,” bebernya.
Suplai Air...
Sementara itu, IPA Lusi tetap dioperasikan untuk menyuplai wilayah Kuripan hingga Getasrejo meskipun menghadapi kendala kualitas air baku yang fluktuatif.
”Untuk IPA Lusi, kami memang harus bekerja ekstra karena kualitas air bakunya sering berubah cepat. Namun, kami terus berupaya maksimal, mulai dari pencucian reservoar hingga pemantauan kualitas air secara intensif agar tetap sesuai standar,” jelasnya.
Kabag Hubungan Langganan Perumdam Purwa Tirta Dharma Grobogan Eko Supriyanto menambahkan, tim teknis di lapangan terus bergerak cepat menangani aduan pelanggan dalam sepekan terakhir.
Terkait aliran kecil di Plendungan, Kalongan, hingga Kandangan telah berhasil diurai. Dijelaskan, tim washout telah diterjunkan untuk menyisir jaringan pipa di wilayah Kuripan untuk memastikan distribusi lancar.
”Minggu ini kami fokus menangani aduan di wilayah Plendungan dan sudah selesai. Untuk aduan di Permata Bunda sisi utara, besok pagi tim kami akan langsung menyisir dari mulai Water Meter hingga koneksi pipa distribusinya,” tambahnya.
Eko menekankan dengan total 15.627 sambungan rumah di wilayah induk, kapasitas air yang ada saat ini masih sangat mencukupi. Dijelaskan, sistem perpompaan di induk dalam kondisi operasional yang sangat baik.
”Jadi, masyarakat tidak perlu khawatir, kecukupan air masih ada baik untuk melayani kebutuhan industri seperti PT Pungkok maupun pelanggan rumah tangga kami,” pungkasnya.
Editor: Supriyadi



