Soal Pasukan Perdamaian RI ke Gaza, Kemlu: Dilakukan Bertahap
Supriyadi
Sabtu, 28 Februari 2026 08:24:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Terkait jadwal pemberangkatan, laporan dari media internasional Asharq Al-Awsat yang mengutip mediator Amerika Serikat, Bishara Bahbah, menyebutkan kelompok pertama pasukan yang tergabung dalam ISF diperkirakan akan memasuki Gaza pada awal April mendatang.
Kontingen dengan jumlah yang lebih besar direncanakan akan menyusul pada bulan berikutnya.
Berdasarkan rencana operasional tersebut, pasukan Indonesia dijadwalkan akan ditempatkan di wilayah Jalur Gaza bagian selatan. Sementara itu, unit pasukan dari negara lain yang tergabung dalam ISF akan bertanggung jawab atas pengamanan dan stabilisasi di wilayah lainnya.
Komitmen Indonesia untuk mengirimkan setidaknya 8.000 personel ini sebelumnya telah ditegaskan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dalam KTT Dewan Perdamaian (Board of Peace) di Washington DC pada 19 Februari lalu.
Langkah ini menjadi bukti nyata kontribusi Indonesia dalam mendukung perdamaian dan kemanusiaan di Palestina melalui peran strategis dalam struktur komando internasional.



