Usut Korupsi Bea Cukai, KPK Pastikan Panggil Sejumlah Produsen Rokok
Supriyadi
Sabtu, 28 Februari 2026 09:21:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan akan memperluas jangkauan penyidikan kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.
Fokus baru penyidik kini mengarah pada keterlibatan pihak swasta, di mana sejumlah produsen rokok dijadwalkan akan segera dipanggil untuk dimintai keterangan.
Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, mengonfirmasi kepastian pemanggilan tersebut dalam keterangan pers di Jakarta seperti dilansir Antara, Sabtu (28/2/2026).
Menurut Asep, tim penyidik telah mengantongi daftar informasi mengenai produsen rokok yang diduga memiliki keterkaitan dengan kasus suap dan gratifikasi di lembaga tersebut.
Meski identitas perusahaan belum diungkap ke publik, Asep menegaskan bahwa KPK saat ini tengah menyiapkan langkah teknis pemanggilan.
Ia berjanji akan mengungkap detail mengenai profil perusahaan, identitas pemilik, lokasi operasional, hingga jumlah nilai transaksi yang terkait dengan perkara ini setelah seluruh data terkumpul secara lengkap dan valid.
Penyidikan ini merupakan pengembangan dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada 4 Februari 2026 lalu.
Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan Kepala Kantor Wilayah DJBC Sumatera Bagian Barat, Rizal, serta belasan orang lainnya. Hingga saat ini, enam orang telah ditetapkan sebagai tersangka awal, termasuk pejabat struktural di bidang intelijen penindakan dan penyidikan bea cukai serta pihak swasta dari Blueray Cargo.
Tersangka Baru...
- 1
- 2



