Sudaryono Bantah Isu Sudah Disiapkan Jadi Kepala BGN Sejak Awal Juli
Supriyadi
Rabu, 22 Juli 2026 16:46:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Jakarta - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru, Sudaryono membantah isu yang menyebut dirinya telah dipersiapkan sejak awal Juli untuk memimpin BGN.
Menurutnya, ia sama sekali tidak mengetahui adanya rencana tersebut hingga malam sebelum pelantikan.
”Nggak. Kan baru ya, baru semalam diberitahu kemungkinannya. Dan pagi tadi baru dikonfirmasi,” tegasnya seperti dilansir Antara.
Sudaryono mengatakan kabar akan adanya pergantian kepala BGN pertama kali disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, sebelum akhirnya dikonfirmasi kembali pada Rabu (22/7/2026) pagi.
Sebelum prosesi pelantikan di Istana Kepresidenan Jakarta, Sudaryono menjelaskan dirinya menerima informasi awal pada Selasa (21/7/2026) malam.
Keesokan paginya, ia kembali mendapat konfirmasi dari Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya bahwa dirinya akan resmi dilantik sebagai Kepala Badan Gizi Nasional menggantikan Nanik Sudaryati Deyang.
”Kemudian pagi tadi saya ditelepon Pak Seskab, Pak Teddy, dan mengonfirmasi hari ini saya akan dilantik secara resmi untuk menggantikan Bu Nanik,” ujar Sudaryono
Trobosan di BGN...
Sudaryono mengaku akan memulai tugasnya dengan mendengarkan masukan dari berbagai pihak, termasuk dari mantan Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang.
Ia menilai pengalaman Nanik selama memimpin lembaga tersebut akan menjadi bekal penting dalam proses transisi kepemimpinan.
Selain itu, Sudaryono mengakui masih terdapat sejumlah persoalan dalam tata kelola Badan Gizi Nasional yang perlu dibenahi.
”Kita tidak menafikan bahwa memang ada persoalan, bahkan ada pelanggaran. Kita juga tahu itu dan kita menyesalkan itu,” ujarnya.
Karena itu, ia akan terlebih dahulu meminta asesmen dari jajaran internal BGN untuk memetakan berbagai persoalan sekaligus menyusun langkah perbaikan.



