Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Kasi Humas Polresta Pati AKP Pujiati menuturkan, sebelumnya, korban pergi dari rumah untuk mencari rumput, Senin (27/2/2023) pagi. Namun korban tak kunjung pulang hingga malam menjelang.
’’Sekitar pukul 08.00 WIB korban mencari rumput untuk makan ternak sapi. Tetapi sampai di waktu malam korban belum pulang,’’ ujar AKP Pujiati kepada Murianews.
Baca: Enam Kecamatan di Pati Banjir, 18 Desa Terdampak
Itu membuat keluarga khawatir sehingga mereka melapor ke perangkat desa setempat. Para warga dan perangkat desa pun mencari keberadaan korban.
’’Kemudian telah dilakukan pencarian akan tetapi tidak diketemukan (hingga malam hari). (Baru), sekira pukul 08.30 WIB, (28/2/2023) beberapa warga menemukan jasad korban hanyut di sungai,’’ tutur dia.
Melihat itu, mereka segera menghubungi perangkat desa dan Bhabinkamtibmas Polsek Tlogowungu. Evakuasi pun dilakukan. Tim medis Puskesmas Tlogowungu juga dikerahkan untuk memeriksa jasad korban.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



