Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Selain dapur umum, posko bencana juga didirikan. Kehadiran dapur umum dan posko bencana diperlukan agar bantuan makanan cepat saji untuk korban banjir bisa terkoordinasi dengan baik.

’’Bencana (banjir) ini tidak hanya terjadi di satu dukuh, tetapi juga di beberapa RT lain di wilayah Ngagel Utara. Untuk itu, kami memusatkan dapur umum di kantor desa. Tujuannya, agar ketika ada kekurangan makanan, dapur umum bisa mengatasinya,’’ ujar, Koordinator Dapur Umum Desa Ngagel, Sudadi, Sabtu (4/3/2023).

Baca: Warga Ngastorejo Pati Berjibaku Terjang Banjir Antarkan Jenazah ke Pemakaman

Menurutnya, kerja sama yang selama ini terjalin baik dengan masyarakat dan aparat TNI-Polri Dukuhseti setempat mampu mengakselerasi kegiatan di dapur umum. Mulai dari penyediaan bahan baku, pengolahan, hingga pendistribusian kepada masyarakat yang terkena dampak banjir.

’’Sebenarnya sudah sejak kemarin malam kami membuka dapur umum ini. Kemarin ada 124 paket nasi bungkus. Hari ini, kami menargetkan 400 lebih nasi bungkus yang nanti distribusikan kepada korban banjir,’’ jelas Sudadi.

Senada, Suhartono, Ketua Umum Satgas Tim Reaksi cepat (TRC) Dukuhseti berharap, bantuan dari dapur umum ini dapat bermanfaat bagi masyarakat yang terkena dampak banjir. Terutama untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari hingga banjir berlalu.

’’Bantuan ini fokus untuk warga yang memang rumahnya masih tergenang air. Dan warga yang tidak bisa melakukan aktivitas memasak, seperti di Dukuh Kedawung dan Slempung Desa Dukuhseti. Selain itu Desa Tegalombo dan Ngagel juga masih ada yang tergenang,’’ tutur dia.
’’Bantuan ini fokus untuk warga yang memang rumahnya masih tergenang air. Dan warga yang tidak bisa melakukan aktivitas memasak, seperti di Dukuh Kedawung dan Slempung Desa Dukuhseti. Selain itu Desa Tegalombo dan Ngagel juga masih ada yang tergenang,’’ tutur dia.Pihaknya juga membuka dan mengajak seluruh pihak untuk ikut berkontribusi membantu korban banjir melalui aksi kepedulian korban banjir Dukuhseti. Ia juga terus berkoordinasi dengan stakeholder untuk mamastikan donasi merata dan tepat sasaran.Selain Pemdes Ngagel, tercatat Lazisnu Ranting Dukuhseti dan Ngagel yang juga telah menyalurkan bantuan paket sembako dan ratusan nasi bungkus. Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Dukuhseti juga mendistribusikan bantuan sembako.’’Kami berharap dan mohon doanya, serta partisipasinya untuk kebutuhan saudara-saudara kita yang membutuhkan, baik dalam bentuk apapun, kami siap menyalurkannya,’’ harapnya.Diketahui, banjir yang terjadi di Ngagel ini diakibatkan limpasan air hujan dari area pegunungan. Ini membuat 125 rumah dan jalan desa tergenang air. Reporter: Umar HanafiEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler