Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Sebanyak 43 anggota dikerahkan. Mereka bergotong royong memperbaiki tanggul, Jumat (10/3/2023). Babinsa Koramil Margoyoso juga ikut membantu memperbaiki tanggul di pinggir pemukiman itu.

Ketua Akpel Margoyoso, Adi Purnomo mengatakan, tunggul Sungai Suwatu rusak akibat tergerus banjir beberapa waktu lalu. Diketahui, saat itu, banjir melanda beberapa desa di Kecamatan Margoyoso dan sekitarnya.

’’Tanggul yang longsor sekitar 17 meter ini, dikhawatir ambrol dan menghantam rumah-rumah warga. Jadi, dengan gotong royong ini merupakan bentuk kepedulian kami,’’ terang Adi.

Baca: Tergenang Banjir, Siswa SDN Banjarsari 2 Pati Belajar Daring

Untuk perbaikan tanggul tersebut, menghabiskan biaya sekitar Rp 25 juta. Mereka memperbaiki tanggul dengan karung tanah dan bambu.

’’Kita perbaiki tanggul mengunakan ratusan bambu, kemudian dikasih karung berisi tanah. Kami khawatir ini tanggul jebrol karena berdekatan dengan dapur rumah warga. Kalau tidak diperbaiki, malah terjadi bencana banjir,’’ terangnya.Sementara itu, Babinsa Koramil Margoyoso Sertu Bambang Haryono mengatakan, kebutuhan untuk mencegah tanggul ambrol dibutuhkan setidaknya 300 sampai 400 karung tanah. Pengurukan tanah dilakukan secara bertahap, karena keterbatasan waktu.’’Kami mengimbau warga di bantaran sungai untuk selalu waspada jika sewaktu-waktu turun hujan deras. Jangan membuang sampah di bantaran sungai. Selain itu, kami selalu komunikasi dengan warga di hulu Pengunungan Muria jika ada curah hujan yang tinggi,’’ ujar dia. Reporter: Umar HanafiEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler