Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Hasilnya, mereka viral di salah satu medsos, Tiktok dan menjadi salah satu toko kain dengan jumlah followers terbesar di Indonesia. Akun Tiktok mereka, @RatuTextile.ID mempunyai jumlah followers 245.000.

Owner Ratu Textile ID, Hilal Fiki berbagi kisah ketika pandemi datang penjualan toko offline mengalami penurunan. Alhasil promosi digital mulai digencarkan.

”Ratu Textile ID sudah berdiri sekitar lima tahunan untuk toko offline, sedang toko online baru berumur tiga tahunan. Ratu Textile ID menjual berbagai macam kain. Ada kain untuk seragam sekolah, kantor, pernikahan, polosan, motif, bahkan kain untuk bawahan juga ada. Hampir semua kebutuhan jenis kain kami jual,” ujar Hilal.

Waktu itu, Hilal masih mengandalkan penjualan offline, pelanggannya hanya dari Margoyoso dan sekitarnya. Saat pandemi, penjualan mereka menurun. Mereka pun mulai menggunakan media sosial untuk pemasaran. Perlahan tapi pasti, penjualan mulai meningkat.

”Pandemi membuat masyarakat berubah, minat belanja masyarakat sama namun tempatnya saja yang berubah, yang awalnya offline perlahan terkonversi ke online,” kata Hilal.

Mereka pun terus berinovasi dan melakukan pemasaran di platform digital lainnya. Proses tak menghianati hasil. Penjualan Ratu Textile ID mengalami meningkatkan drastis setelah memaanfaatkan Tiktok.

”Kami baru masuk tiktok sekitar lima bulan yang lalu. Berawal dari pengalaman pembeli yang kami angkat jadi konten hingga kami viral di sana. Alhamdulillah kami menjadi salah satu akun toko kain dengan followers terbesar di Indonesia,” tutur dia.

Pembeli pun tidak lagi didominasi dari pasar domestik. Pelanggan dari luar Kabupaten Pati, luar pulau dan luar negeri pun mulai melirik Ratu Textile. Kini, mereka sudah ekspor ke luar negeri.
”Penjualan alhamdulillah sangat luar biasa. Sebelumnya kita mengandalkan pelanggan domestik. Setelah viral, penjualan kita menembus sampai luar pulau. Bahkan tiap bulannya juga ekspor ke beberapa negara seperti Arab Saudi, Malaysia, Singapura, Brunei, dan Taiwan,” ungkap dia.Kini, orderannya mencapai ratusan paket tiap harinya dan mencapai belasan ribu per bulannya. Ini berbeda jauh sebelum pihaknya memanfaatkan media sosial. ”Peningkatan order sekitar 5 kali lipat. Ke depan kita tetap berinovasi dan mengikuti tren. Kita memanfaatkan promosi gratis dan memaksimalkan peluang di era digital,” ucap dia.Pelanggan bisa membeli secara langsung di toko Ratu Textile ID yang beralamatkan di Jalan Ronggokusumo, Sekarjalak RT 4/RW 2, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, 59154.Sedangkan untuk calon pembeli yang berlokasi dari luar daerah bisa order melalui IG, Tiktok, Shopee, Tokopedia, website ratutextile.id. Atau silakan langsung kontak WA 082135363989. ”Hampir semua market place kami ada,” tandas dia. (NAC)https://youtu.be/U7UbomauyEAEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler