Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Warga pun berbondong-bondong melakukan kerja bakti usai Salat Tarawih, Selasa (11/4/2023) malam. Mereka membawa sejumlah alat untuk mengecor jalan dari rumahnya masing-masing. Pekerjaan jalan milik Pemkab Pati itu pun dibiayai secara swadaya.

Salah satu perwakilan warga, Syafi'i mengatakan, jalan tersebut rusak sepanjang 400 meter. Menurutnya, kerusakan itu telah mencelakai warga. Selain licin saat hujan, jalan juga berdebu saat cuaca terik.

Baca: THR ASN Pati Segera Cair, Nilainya Mencapai Rp 47,5 Miliar

’’Mengingat saat ini sudah dekat Hari Raya Idulfitri dan kondisi jalan sudah rusak parah sehingga kami warga melakukan pengecoran secara pribadi. Kerusakan ini sudah satu tahun lebih. Banyak warga menjadi korban jalan ini. Mereka terjatuh,’’ tutur dia.

Melalui pemerintah desa setempat, warga sebenarnya sudah mengusulkan agar jalan itu diperbaiki. Namun, usulan itu selalu gagal dengan alasan taka da dana untuk perbaikan jalan itu.

Selain itu, jalan itu merupakan jalan kewenangan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati.

Lantaran kecewa, warga pun turun tangan untuk memperbaiki jalan ini. Mereka iuran demi kondisi jalan membaik dan tidak membahayakan pengguna jalan.
Baca: Kasus Tambang Ilegal di Sitiluhur Ditangani Polresta PatiDana yang terkumpul sekitar Rp 10 juta. Jumlah ini masih jauh dari estimasi kebutuhan untuk memperbaiki jalan sepanjang 400 meter ini.’’Kira-kira untuk estimasi dana membutuhkan anggaran Rp 70 juta. Tapi ini belum semua (dicor). Karena yang terkumpul baru Rp 10 juta. 400 meter yang rusak,’’ tutur dia.Warga berharap Pemkab Pati segera memperbaiki jalan itu. Pasalnya, Jalan Raya Gunung Rowo-Bukit Naga merupakan akses utama warga untuk beraktivitas ke kota.’’Kami berharap semoga segera ditindaklanjuti oleh pemerintah. Karena ini jalan satu-satunya warga untuk beraktivitas ke kota,’’ harapnya.https://youtu.be/Qht-rZeuTzsEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler