Warga Pati Diminta Waspada Bencana Kekeringan, Kemarau Panjang Mengintai
Umar Hanafi
Kamis, 27 April 2023 12:53:55
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Kepala BPBD Kabupaten Pati Martinus Budi Prasetya mengatakan, musim kemarau diperkirakan mulai berlangsung pada Mei hingga Oktober 2023. Ini membuat resiko bencana kekeringan lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
”Kemarau di 2023 ini diperkirakan akan lebih kering daripada kemarau di 2021 maupun 2022. Diperkirakan nantinya sampai dengan bulan September atau masuk Oktober kita baru masuk musim penghujan. Jadi cukup panjang ada sekitar enam bulan,” ujar Martinus, Kamis (27/4/2023).
Baca: Kekeringan Makin Meluas, 10 Desa di Pati Ajukan Bantuan Air Bersih
Martinus menyebut kondisi cuaca saat ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Maka dari itu, dirinya berharap agar semua pihak bersiap. Khususnya bagi masyarakat yang sering terdampak kekeringan.
”Dua tahun kemarin kemaraunya basah, masih ada hujan yang turun, tapi ini diperkirakan lebih kering daripada 2021-2022. Ini yang harus diwaspadai dan dipersiapkan oleh semua, termasuk masyarakat yang terbiasa mengalami kekeringan,” ujar dia.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



