Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Owner Soneyan Snack ini mengaku bisa meraup omset hingga Rp 140 juta di momen Lebaran. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan pada tahun lalu. Pada Lebaran 2022, ia hanya bisa meraup omset sekitar Rp 60 juta.

”Omzetnya perbulan mencapai Rp 140 juta. Sebelumnya paling Rp 50-60 juta. Tahun lalu segitu,” ujar Sri Mulyani yang merupakan warga Desa Soneyan, Kecamatan Margoyoso.

BacaMau Bisnis Kue Kering saat Momen Lebaran? Ini Pilihan Ide yang Bisa Dicoba

Ia mengaku, selama bulan Ramadan lalu, produksinya meningkatkan pesat. Dari sekitar 1 ton pastel menjadi 3,5 ton pastel pada bulan Ramadan.

Pihaknya juga menambah jenis kue yang diproduksi. Sebelumnya yang hanya memproduksi pastel ditambah onde ketawa dan bolu.

”Kita tambah produksi bolu sama onde ketawa. Alhamdulillah penjualan pastel bisa melampaui tiga kali lipat daripada tahun kemarin. Bolunya juga jalan. Kemarin cuma 1 ton ini sampai 3,5 ton (pastel) yang lainnya 1 ton,” tutur dia.

Ia membanderol per 3 kg pastel dengan harga Rp 135-140 ribu. Begitu juga onde ketawa. Sedangkan bolu dihargai Rp 125 ribu per 2 kilogram.”Yang paling diminati pastel. Paling pecah telur sejak tahun lalu. Karyawan kita tambah dari sebelumnya 8 orang menjadi 16 orang,” kata dia.BacaJelang Lebaran, Produsen Kue Kering di Pati Banjir PesananProduksinya bisa menguasai pasar Pati. Bahkan bisa menembus pasar Sulawesi, Jayapura hingga pasar luar negeri, Singapura.”Kita punya sales. Jadi kita fokus produksi saja. Untuk salesnya Alhamdulillah bisa menguasai pasar Pati. Luas kota, luar pulau Jayapura, bahkan sampai kirim ke Singapura,” ungkap dia. Editor: Cholis Anwar

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler