Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Hingga pertengahan Mei 2023, lsebanyak 1.100 sapi terkena penyakit ini. Sekitar 1.090 diantaranya dinyatakan sembuh sementara sekitar 38 masih mengidap LSD.

”Terakhir sekitar 1.100-an yang kena. Yang sembuh sudah 1.090-an. Yang sisa kasus masih 38 sapi,” ujar Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Pati (Dispertan) Andi Hirawadi.

BacaKasus LSD Melonjak, 140 Sapi di Pati Terjangkit

Pihaknya pun tak membiarkan kasus LSD bertambah. Dispertan Kabupaten Pati melakukan berbagai upaya untuk pencegahan. Mulai dari pemberian obat suntik hingga sosialisasi kepada para peternak.

Namun masifnya penyebaran membuat pihak dinas perlu waktu lebih untuk menghentikan kasus ini.

”Penyakit ini sebetulnya berupa virus yang mudah ditularkan. Faktor penyebarannya dapat melalui hewan nyamuk, lalat sama caplak. Contoh saat dari pasar hewan ketika ada ternak terkena satu, bisa menular ke hewan lain lewat faktor tadi,” ujar Adi.
Sebelum sebanyak seperti saat ini, kasus LSD pertama ditemukan di Pati sejak awal Desember 2022 lalu. Kasus bermula di Desa Maitan, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati.Pada saat itu, ditemukannya dua kandang dengan empat sapi yang terdampak. Hingga saat  LSD kemudian menjangkit ke seluruh wilayah di Kabupaten Pati.BacaKasus LSD Terus Bertambah, Peternak di Pati Khawatir”Saya harapkan para peternak ketika melihat bopeng, kaki membengkak hingga suhu tubuh sapi meningkat bisa langsung lapor. Penyakit LSD ketika masih gejala awal cukup satu kali pengobatan sudah sembuh. Ketika sudah parah butuh empat kali pengobatan,” katanya.https://youtu.be/1c1jgrqPCF0Editor: Cholis Anwar

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler