Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD Martinus Budi Prasetya memperkirakan ratusan desa bakal kehabisan air bersih dan memerlukan penanganan terpadu.
Jumlah desa ini merupakan lebih dari sepertiga desa di Pati yang berjumlah 401 desa dan 5 kelurahan. Desa yang berpotensial mengalami kekeringan ini tersebar di 9 kecamatan di Pati.
”Ini siklus alami setelah 3 tahun. Setelah La Nina di 2023 kita mengalami El Nino diprediksi akan sama seperti 2019. Kita mengacu kajian risiko bencana yang kita miliki 147 desa waspada kekeringan di seluruh Kabupaten Pati,” papar Martinus, Jumat (9/6/23).
Baca: Waspada! 43 Desa di Jepara Berpotensi Alami Bencana Kekeringan
Untuk mengantisipasi kekurangan suplai air bersih BPBD telah menyiapkan stok cadangan air untuk masyarakat yang membutuhkan.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



