JSO merupakan kompetisi yang diselenggarakan oleh Yayasan Intan Mutia Institut. Beberapa insan pendidikan dari berbagai tingkatan diadu di bidang sains.
Grand final JSO 2023 digelar secara offline di Ballroom Ki Hajar Dewantara, Universitas Negeri Yogyakarta, Minggu (25/6/2023).
Baca:
MTs Negeri 3 Pati Borong 582 Medali dalam 2,5 BulanSebelumnya, babak penyisihan JSO Rayon Pati dilaksanakan di MTsN 1 Pati dan dinyatakan sukses oleh Direktur Intan Mutia dengan 362 peserta.
Rayon Pati meraih satu emas, tiga perak dan lima perunggu. Emas diraih siswi MTs Abadiyah atas nama Zahratussita. Sedangkan tiga perak diraih masing-masing oleh Hanindya Laily Azzahra (MI Tarbiyatul Islamiyah), Talitha Anindiya Norine (MTsN 1 Pati), dan Naura Ardina Rahayu (MI Tarbiyatul Mubtadi).
Sementara perak diraih oleh Ranendra Hanantiari S.J (SDN Pati Lor 01), Rafika Nahda Saliha (SDN Pati Kidul 01), Irfan Pradipa C.S (SD Al Azhar 48 Pati), Ayatul Husna Fariza (SDIT Abu Bakar Ashsiddiq), dan Marfin Adi Nugraha (SDN Gabus 01).
Kepala MTs Abadiyah Pati, Saiful Islam mengaku bangga dengan prestasi anak didiknya. Ia berharap capaian ini bisa memacu siswa-siswi lainnya sehingga semakin berprestasi di ajang lainnya.
”Selamat buat ananda Zahrotussitta telah meraih Medali Emas Tingkat Nasional pada ajang JSO 2023 di Universitas Negeri Yogyakarta,” kata dia kepada
Murianews.com, Rabu (28/6/1023).Menurutnya, hasil ini merupakan buah dari ikhtiar pihaknya serta karunia Tuhan Yang Maha Esa. Selama ini pihaknya mempunyai program untuk meningkatkan prestasi para siswa.”Medali itu merupakan kemurahan dari Allah SWT terhadap ikhtiar itu. Karena ikhtiar mengutip dari wejangan Habib Luthfi bin Yahya (Pekalongan), itu wajib dan merupakan pengaplikasian dari konsep
ziyadatut tho'at,” tutur dia.Hal senada juga diungkapkan, Kepala MTsN 1 Pati, Ali Musyafak. Ia menegaskan bahwa tidak ada perjuangan yang sia-sia. Hal ini lantaran Syafak mengikuti setiap proses pembimbingan anak didiknya hingga menelurkan berbagai berprestasi.
Baca:
Mantap! Tiga Siswi SMAN 1 Kayen Pati Sabet Medali Perak Olimpiade Sains Internasional”Kami sangat bangga dan bersyukur. Tidak ada perjuangan yang sia-sia. Setelah berjuang keras di jenjang sebelumnya, akhirnya ananda (Talitha) bisa lolos ke final dan menyisihkan beberapa teman seperjuangannya. Ini berkat usaha keras ananda yang dibersamai oleh rahmat Allah,” ujarnya. Editor: Cholis Anwar
Murianews, Pati – Rayon Pati, Jawa Tengah berhasil memborong medali Jenius Science Olympiad (JSO) tahun 2023. Kabupaten berjuluk Bumi Mina Tani ini berhasil meraih sembilan medali dari berbagai nomor lomba.
JSO merupakan kompetisi yang diselenggarakan oleh Yayasan Intan Mutia Institut. Beberapa insan pendidikan dari berbagai tingkatan diadu di bidang sains.
Grand final JSO 2023 digelar secara offline di Ballroom Ki Hajar Dewantara, Universitas Negeri Yogyakarta, Minggu (25/6/2023).
Baca:
MTs Negeri 3 Pati Borong 582 Medali dalam 2,5 Bulan
Sebelumnya, babak penyisihan JSO Rayon Pati dilaksanakan di MTsN 1 Pati dan dinyatakan sukses oleh Direktur Intan Mutia dengan 362 peserta.
Rayon Pati meraih satu emas, tiga perak dan lima perunggu. Emas diraih siswi MTs Abadiyah atas nama Zahratussita. Sedangkan tiga perak diraih masing-masing oleh Hanindya Laily Azzahra (MI Tarbiyatul Islamiyah), Talitha Anindiya Norine (MTsN 1 Pati), dan Naura Ardina Rahayu (MI Tarbiyatul Mubtadi).
Sementara perak diraih oleh Ranendra Hanantiari S.J (SDN Pati Lor 01), Rafika Nahda Saliha (SDN Pati Kidul 01), Irfan Pradipa C.S (SD Al Azhar 48 Pati), Ayatul Husna Fariza (SDIT Abu Bakar Ashsiddiq), dan Marfin Adi Nugraha (SDN Gabus 01).
Kepala MTs Abadiyah Pati, Saiful Islam mengaku bangga dengan prestasi anak didiknya. Ia berharap capaian ini bisa memacu siswa-siswi lainnya sehingga semakin berprestasi di ajang lainnya.
”Selamat buat ananda Zahrotussitta telah meraih Medali Emas Tingkat Nasional pada ajang JSO 2023 di Universitas Negeri Yogyakarta,” kata dia kepada
Murianews.com, Rabu (28/6/1023).
Menurutnya, hasil ini merupakan buah dari ikhtiar pihaknya serta karunia Tuhan Yang Maha Esa. Selama ini pihaknya mempunyai program untuk meningkatkan prestasi para siswa.
”Medali itu merupakan kemurahan dari Allah SWT terhadap ikhtiar itu. Karena ikhtiar mengutip dari wejangan Habib Luthfi bin Yahya (Pekalongan), itu wajib dan merupakan pengaplikasian dari konsep
ziyadatut tho'at,” tutur dia.
Hal senada juga diungkapkan, Kepala MTsN 1 Pati, Ali Musyafak. Ia menegaskan bahwa tidak ada perjuangan yang sia-sia. Hal ini lantaran Syafak mengikuti setiap proses pembimbingan anak didiknya hingga menelurkan berbagai berprestasi.
Baca:
Mantap! Tiga Siswi SMAN 1 Kayen Pati Sabet Medali Perak Olimpiade Sains Internasional
”Kami sangat bangga dan bersyukur. Tidak ada perjuangan yang sia-sia. Setelah berjuang keras di jenjang sebelumnya, akhirnya ananda (Talitha) bisa lolos ke final dan menyisihkan beberapa teman seperjuangannya. Ini berkat usaha keras ananda yang dibersamai oleh rahmat Allah,” ujarnya.
Editor: Cholis Anwar