Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Pati – Jalan alternatif Pati-Kudus, tepatnya ruas jalur Cengkalsewu-Kasihan rusakparah. Warga pun mengeluhkan kondisi itu.
Ini lantaran banyak lubang di jalan alternatif tersebut. Kondisi jalan yang berbatu dan tidak rata membuat pengandara harus ekstra hati-hati melintasi jalur itu.
Kondisi ini diperparah dengan adanya puluhan truk pembawa material tambang.
Salah satu warga, Setyo (25) mengatakan, jalan tersebut sudah seharusnya mendapatkan perbaikan. Bila cuaca terik, jalan berdebu sehingga semakin tidak membahayakan bagi pengguna jalan.
Bila hujan, kondisi jalan semakin parah. Kubangan air bercampur lumpur membuat jalan licin. Ia pun berharap jalan itu segera diperbaiki
”Sudah berbulan-bulan ini rusak dan malah ini semakin parah. Selain itu juga berdebu sekali,” katanya, Selasa (18/7/2023).
Sebenarnya Jalan alternatif Pati-Kudus itu sempat direncanakan perbaikan oleh pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati pada pertengah bulan Mei 2023 lalu. Namun hal itu urung dilakukan.
Kepala Bidang Bina Marga DPUTR Pati, Hasto Utomo mengatakan perbaikan urung dilakukan lantaran terdapat pergeseran anggaran. Sehingga perbaikan kembali direncanakan pada akhir Juli ini.
”Ini masih proses pemilihan PL (Pengadaan Lansung)-nya, mas. Rencana akhir Juli ini baru SPK. Karena ada pergeseran anggaran. Untuk kerusakannya agak parah lalu untuk Cengkalsewu batas Kudus,” ungkapnya.
Ia menjelaskan berdasarkan perencanaan perbaikan jalan dianggarkan sebesar Rp 200 juta. Perbaikan akan dilakukan dengan menggunakan sistem pengaspalan sepanjang kurang lebih 250 meter.
”Awalnya Rp 150 juta. Kemudian ada perubahan penambahan menjadi Rp 200 juta dengan panjang nanti 250 meter totalnya,” pungkas dia.
Editor: Supriyadi



