Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Pati – Warga Dukuh Juwanalan, Kelurahan Pati Kidul RT 1 RW 5, Pati, Jawa Tengah, digegerkan dengan peristiwa kebakaran, Selasa (15/8/2023) pagi. Sebuah rumah mewah yang diketahui milik guru hangus terbakar hebat hingga menimbulkan kerugian Rp 150 juta.

Kebakaran yang diduga dipicu korsleting listrik itu terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. Saat itu beberapa warga mulai beraktivitas. Namun, perhatikan mereka tersita dengan adanya kepulan asap di salah satu rumah warga. 

Warga pun berhamburan dan mendatangi lokasi kejadian. Sebuah rumah milik warga bernama Tri dilalap si jago merah. Warga pun mencoba memadamkan dan melaporkan kejadian ini kepada Unit Damkar Satpol PP Kabupaten Pati. 

”Kejadian karena arus pendek listrik dari setrika yang lalai ndak dimatikan sehingga terjadi kebakaran. Kira-kira pukul 08.00 WIB. Rumah Saya di belakang. Saya tahunnya melihat asap mengepul,” kata salah satu warga Tono. 

Beruntungnya tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Saat kejadian, pemilik rumah tidak ada di tempat kejadian. 

”Kondisi rumah sepi. Pemiliknya guru di SMP Rogomulyo. Anaknya pada nikah semua,” kata dia. 

Sementara itu, Kasi Damkar Wahyu Widiatmoko menambahkan kebakaran ini diduga dipicu dari konsleting listrik. Dugaan ini dikuatkan dengan adanya percikan api di kabel listrik. 

”Sehingga kami memutus aliran dan melakukan pemadaman. Kerugian sekitar 150 juta. yang terbakar atap rumah. perabotan, berkas-berkas, pakaian,” imbuhnya.  

Pihaknya mengerahkan dua unit damkar untuk menjinakkan si jago merah. Selain itu, sebuah unit truk air milik BPBD dan PMI Pati juga dikerahkan untuk membantu memadamkan kebakaran. 

”Kita dapat laporan jam 08.10 WIB langsung ke lokasi. Kebakaran bisa dijinakkan sampai jam 09.30. Kami terjunkan satu regu dari pos damkar Pati dibantu beberapa relawan, PMI. Kita konfirmasi memang rumah tidak dipakai. Kebakaran dari atas kemudian ke bawah. Kesulitan ndak ada. Ini padat penduduk maka kita langsung putus aliran listrik,” pungkas dia. 

Editor: Supriyadi

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler