Tembel Dua Tanggul Jebol di Pati, Seribu Sandbag Disiapkan
Umar Hanafi
Rabu, 29 November 2023 13:10:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Pati – Masyarakat hingga relawan tengah mencoba menambal dua tanggul jebol di Kecamatan Tambakromo, Pati, Jawa Tengah, Rabu (29/11/2023). Sebanyak seribu sandbag disiapkan.
Sejumlah masyarakat hingga relawan sibuk membuat tanggul sementara dari sandbag di Desa Angkatan Kidul, Kecamatan Tambakromo. Mereka memasukkan material tanah ke dalam sandbag.
Beberapa warga lainnya menyusun bambu untuk penopag bambu tanggul tersebut. Tanggul di desa itu jebol sepanjang 6 meter.
Tanggul di desa sebelahnya, Desa Angkatan Kidul juga jebol sepanjang 4 meter. Hingga Rabu siang, tanggul di desa itu belum tertatangi. Rencananya, tanggul sementara bakal dibagun mulai sore ini.
”Kita berikan 1000 sandbag. Dari BPBD 500 sanbac dan 500 sandbag dari BBWS. Insya Allah cukup lah untuk membenahi dua tanggul yang jebol. Kemungkinan dua atau tiga hari selesai,” ujar Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Kabupaten Pati Martinus Budi Prasetya.
Penjabat (Pj) Bupati Pati Henggar Budi Anggoro mengatakan saat ini pihaknya memang fokus melakukan penanganan tanggul jebol terlebih dahulu. Ini dilakukan agar aliran sungai tidak meluber ke permukiman warga lagi.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati juga belum berencana memberikan bantuan kepada warga yang menjadi korban banjir bandang yang mengakibatkan tanggul jebol, Senin (27/11/2023) tersebut.
”Kita fokus untuk membenahi tanggul. Tidak ada bantuan, karena tidak ada rumah yang rusak,” kata Henggar.
Diketahui, dua tanggul tersebut jebol setelah Pegunungan Kendeng diguyur hujan pada Senin siang. Ini mengakibatkan air Sungai Sumo meluap dan membuat tanggul jebol.Ratusan ruang di dua desa tersebut sempat tergenang. Perabotan puluhan rumah juga hilang di sapu banjir bandang.
Editor:
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



