Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Pati – Seorang pemuda tergeletak bersimbah darah di Lapangan Desa Kedungwinong, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Kamis (12/9/2024) malam. Pihak kepolisian pun memeriksa sejumlah saksi. 

Kasat Reskrim Polresta Pati, Kompol M Alfan Armin memaparkan, awalnya pihaknya mendapatkan informasi dari warga bahwa adanya seorang pemuda yang tergeletak di area parkir pasar malam di Lapangan Desa Kedungwinong, Sukolilo.

”Jadi kami mendapatkan informasi dari warga, di mana pada Kamis (12/9/2024) sekitar pukul 20.00 WIB, adanya informasi seorang warga Sukolilo tergeletak dalam posisi bersimbah darah di Lapangan Desa Kedungwinong, Kecamatan Sukolilo,” ungkap Kompol M Alfan. 

Namun naas, setelah menjalani perawatan, nyawa pemuda tersebut tak tertolong. Setelah dicek identitasnya, korban bernama Damas Adi Prasetyo berusia 22 tahun. 

Selain seorang pemuda lainnya, Helmi Saputra juga menjadi korban. Pemuda berusia 21 tahun tersebut mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan intensif. 

”Setelah dirawat di Puskesmas Sukolilo dinyatakan meninggal dunia. Selain korban meninggal itu, ada juga seorang korban yang mengalami luka-luka. Saat ini masih dalam perawatan,” ujar Kompol M Alfan. 

Berdasarkan informasi yang diterima Murianews.com dari sumber lainnya, meninggalnya seorang pemuda Sukolilo tersebut usai tawuran atau pengeroyokan di area parkir pasar malam Desa Kedungwinong. 

Namun, Kompol M Alfan mengaku belum mengetahui secara detail penyebab meninggalnya seorang pemuda tersebut. Untuk mendalami kasus ini, pihak kepolisian pun masih meminta keterangan sejumlah saksi. 

Selain itu, jasad korban juga dalam proses autopsi. Diharapkan hasil keterangan para saksi, hasil olah TKP dan hasil autopsi bisa mengungkapkan kasus dan menjadi bukti kasus yang merenggut korban jiwa tersebut. 

”Satreskrim dan Polsek Sukolilo masih melakukan penyelidikan untuk memperjelas kasus ini. Kami juga masih meminta keterangan para saksi-saksi untuk mengetahui detail kronologis kejadian. Tempat kejadian merupakan area parkir pasar malam di Lapangan Desa Kedungwinong,” pungkas dia. 

Editor: Cholis Anwar

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler