Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Pati – Beberapa video menunjukkan ratusan warga Dukuh Tapen, Desa Tawangharjo, Kecamatan Wedarijaksa, Kabupaten Pati menggeruduk rumah kepala desanya, tersebar di media sosial. Video itu kemudian viral di jagad maya.

Video viral itu diunggah oleh salah satu akun media sosial TikTok Info Pati. Ratusan warga dari berbagai usai terlihat di tayangan video menggeruduk rumah kades setempat.

Video viral Pati tersebut diunggah pada Rabu (6/11/2024) malam. Hingga berita ini ditulis, video itu sudah dilihat lebih dari 98,2 ribu netizen dan disukai lebih dari 1.662 netizen.

Berdasarkan informasi yang diterima Murianews.com, warga Dukuh Tapem menggeruduk rumah kades pada Rabu (6/11/2024) malam. Warga marah terhadap dugaan kecurangan pengisian kepala dusun (Kadus) atau Kamituwo Dukuh Tapen.

Perwakilan warga Dukuh Tapen, Wakhid menyatakan aksi ini dilakukan secara spontan oleh warga setelah mendengar kabar Selamet Riyadi yang terpilih menjadi Kamituwo Tapen, secara tiba-tiba mengundurkan diri karena diduga mendapatkan intimidasi.

”Kita datang ke sini, tadi habis mendengar dan telpon semua warga Tapen Mas Selamet sudah jadi Kamituwo, sudah ada pengumuman resmi di balai desa tapi kenapa kok mengembalikan diri. Apa alasan? Apakah ada yang memaksa di belakang ini,” ujarnya dalam tayangan video viral tersebut.

Dalam Video viral.....

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler