Dibikin dari Galon Bekas, Pohon Natal di Gereja Pati Ini Cantik
Umar Hanafi
Senin, 23 Desember 2024 15:15:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Untuk proses pembuatan pohon natal dari galon bekas ini, kata Hadi, membutuhkan waktu beberapa minggu. Karena pengerjaannya tidak dilakukan setiap hari.
”Proses pembuatan sekitar 3 minggu. Karena kita hanya bisa fokus membuat saat hari Rabu dan Sabtu saja. Jadi agak lama. Perkiraan sebenarnya satu Minggu sudah jadi tapi karena tenaganya kita bisa hari Rabu dan Sabtu,” ungkapnya.
Hadi menambahkan, tidak ada makna atau arti khusus dalam pembuatan pohon Natal dari galon bekas, yang terinspirasi dari daerah lain itu. Namun pihaknya ingin para jemaah bisa ikut berkontribusi dalam mengolah barang yang sudah tak berguna.
”Pohon natal galon mineral ini juga kita ingin menggugah jemaat untuk memanfaatkan sisa-sisa dari barang yang ada di rumah kita. Kali ini galon air mineral,” pungkasnya.
Editor: Budi Santoso



