Jadi Saksi Sejarah, Gedung Djoeang 45 Pati Perlu Direvitalisasi
Umar Hanafi
Selasa, 14 Januari 2025 15:26:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Pati – Gedung Djoeang 45 menjadi saksi sejarah perjuangan untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia di Kabupaten Pat. Gedung yang terletak di Jalan Jendral Sudirman itu pun dinilai perlu direvitalisasi.
Bangunan yang berdiri sejak jaman kolonial Belanda itu terlihat kurang terurus. Cat tembok di beberapa titik sudah mengelupas. Gedung itu pun perlu dipercantik agar lebih segar.
Kondisi ini disadari Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pati Jumani. Ia menilai Gedung Djoeang 45 tersebut perlu direvitalisasi.
”Sebagai cagar budaya, Gedung Djoeang 45 ini perlu revitalisasi,” ujar saat menghadiri HUT Legiun Veteran Republik Indonedia (LVRI) ke-68 2025 di Gedung Djoeang 45 Pati, Selasa (14/1/2025).
Pihaknya pun bakal mengusulkan anggaran dalam APBD 2025 Perubahan. Mengingat proposal revitalisasi Gedung Djoeang sudah dilayangkan kepada pihaknya.
”Untuk perbaikan gedung ini, kami titip pesan kepada Kodim untuk mengingatkan kami, terkait proposal perbaikan Gedung Djoeang. Gedung ini memiliki nilai historis yang luar biasa dan perlu kita jaga,” tutur Jumani.
Dalam kesempatan itu, Jumani juga menyempatkan mengucapkan selamat ulang tahun ke-68 kepada LVRI Kabupaten Pati dan memberikan apresiasi atas semangat juang yang terus dijaga oleh para anggota LVRI.
”Saya mengucapkan terima kasih atas semangat juang yang dapat terus kita rasakan sebagai garda terdepan dalam menciptakan nasionalisme,” ujar Jumani.
Dengan diselenggarakannya HUT LVRI ke-68 ini, Sekda berpesan kepada LVRI untuk menjaga warisan sejarah ini sebagai penghormatan atas perjuangan para pendahulu.
”Diharapkan semangat juang dan nilai-nilai patriotisme yang diwariskan oleh para veteran dapat terus menginspirasi generasi muda,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua LVRI Kabupaten Pati Priyono pun menyambut baik rencana revitalisasi ini. Ia menilai gedung tersebut memang perlu mendapatkan perawatan lebih.
Dalam kesempatan itu, dirinya juga menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung kepemimpinan menuju 100 tahun kemerdekaan Indonesia.
”Dengan semangat juang dan nilai-nilai perjuangan 45, LVRI bersama komponen bangsa lainnya siap mendukung kepemimpinan nasional menuju Indonesia Emas 2045,” tandas dia.
Editor: Cholis Anwar



