Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Pati – Kabupaten Pati menjadi raja penghasil garam di Jawa Tengah. Bahkan, produksi garam kabupaten berjuluk Bumi Mina Tani ini masuk rangking dua di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Pembina Mutu Hasil Kelautan, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Pati, Ari Wibowo mengatakan Kabupaten Pati hanya kalah dengan Madura. Ia pun menilai Pati berpotensi menyalip Madura dan menjadi penghasil garam terbesar di Indonesia.

”Pati tertinggi kedua di Indonesia, setelah Madura peringkat pertama. Sebetulnya potensi Pati digarap bisa jadi peluang kalau Pemda (pemerintah daerah) kerjasama swasta,” ujarnya, Rabu (15/1/2025).

Ari Wibowo mengungkapkan, Kabupaten Pati mengandalkan petani tambak di empat kecamatan untuk memproduksi garam. Keempat kecamatan itu yakni, Kecamatan Batangan, Juwana, Wedarijaksa, dan Trangkil.

Para petani di empat wilayah itu mampu menghasilkan produksi garam hingga 324.036 ton selama tahun 2024. Capaian itu lebih tinggi daripada target yang dicanangkan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). KPP mematok target hasil produksi garam di Kabupaten Pati mencapai 250 ribu ton.

”Target kita mengacu pada BMKG karena cuaca sangat berpengaruh, jadi seperti apa kita berani asal menarget. Kalau tahun 2023, target garam kita 200 (ribu) ton, kita lumayan di 2024 ditarget 250 (ribu ton) dari KKP,” bebernya.

Kemudian ketika prediksi dari BMKG sudah menyebut ada kemarau panjang, para petani berani masang target’

”Kita capai hampir 325 (ribu) ton, target terlampaui,” imbuhnya.

Hasil produksi melejit...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler