Pohon Tumbang, Jalan Pulingan-Pangonan Pati Lumpuh 3,5 Jam
Umar Hanafi
Rabu, 5 Februari 2025 15:40:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Pati – Sebuah pohon tumbang terjadi di Desa Gunungsari, Kecamatan Tlogowungu, Kecamatan Pati, Rabu (5/2/2025). Akibatnya, Jalan Pulingan-Pangonan lumpuh selama 3,5 jam
Kepala Dusun (Kadus) Pulingan, Desa Gunungsari, Suyanto mengatakan pohon jenis randu tersebut tumbang sekitar pukul 06.30 WIB. Penyebabnya, akibat angin kencang yang melanda wilayah tersebut sejak Selasa (4/2/2025) malam.
”Akibat angin kencang sejak tadi malam, sebuah pohon jenis randu berukuran besar tumbang. Sehingga menutup akses Jalan Pulingan-Pangonan,” ujar Suyanto.
Beruntungnya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun, pohon tumbang menutup jalan menyebabkan jalan tidak dapat dilalui kendaraan selama 3,5 jam. Pohon tumbang berhasil dievakuasi sekitar pukul 10.00 WIB.
”Tadi dari warga melakukan gotong royong untuk evakuasi pohon tumbang. Warga menggunakan mesin pemotong kayu, sehingga baru selesai evakuasi sekitar pukul 10.00 WIB,” terangnya.
Masyarakat pun diminta meningkatkan kewaspadaan saat musim hujan saat ini. Pasalnya, berbagai bencana alam rawan terjadi. Apalagi beberapa kali, Kabupaten Pati dilanda cuaca ekstrem.
Kondisi ini membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati menetapkan status status siaga bencana selama musim hujan ini. Status ini berlaku sejak Desember 2024 hingga Maret 2025.
”Pak Pj Bupati Pati menetapkan Siaga Bencana Hidro metrologi itu sampai akhir Maret 2025. Siaga bencana sajak Desember 2024,” ujar Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati Martinus Budi Prasetya.
Status siaga...
- 1
- 2



