Bupati Pati Perintahkan Satpol PP Lakukan Ini ke Siswa Bolos Sekolah
Umar Hanafi
Senin, 10 Maret 2025 13:09:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Pati – Bupati Pati Sudewo memerintahkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pati untuk tegas dalam menangani siswa bolos. Ia meminta lembaga penegak peraturan daerah (Perda) ini untuk mengangkut siswa yang ketahuan bolos sekolah ke kantor.
Perintah ini disampaikan Bupati Pati Sudewo saat memimpin peringatan HUT Satpol PP ke-75, HUT Satlinmas ke-63, dan Damkar ke-106 di Pendapa Kabupaten Pati, Senin (10/3/2025).
”Anak-anak sekolah yang kedapatan bolos di luar jam belajar harus ditertibkan oleh Satpol PP dan dibawa ke Kantor Satpol PP, untuk kemudian dikoordinasikan dengan pihak sekolah dan Dinas Pendidikan,” perintah Sudewo.
Menurut Bupati Pati yang terpilih dalam Pilkada 2024,siswa-siswi harus tekun belajar di masa muda. Mengingat, pendidikan yang tinggi bisa meningkatkan kualitas hidup dan ekonomi masyarakat.
”Anak-anak harus berada di sekolah untuk belajar di waktu yang sudah ditentukan,” tegas Sudewo.
Meski begitu, Satpol PP Kabupaten Pati tetap diminta untuk bersikap humanis dan tak boleh represif dalam menjalankan tugasnya. Terutama kepada pedagang kaki lima (PKL) yang sering kali berjualan di zona merah.
Apalagi, lanjut Bupati, permasalahan pedagang kaki lima bukan hanya di Pati. Tetapi juga banyak terjadi di wilayah lain. Ia meminta Satpol PP jangan telalu galak.
”Dalam menyikapi pedagang kaki lima juga saya harapkan tetap memakai pendekatan yang humanis dan jangan represif,” ujar Sudewo.
Ditata kembali...
- 1
- 2



