Viral! Klitih Beraksi di Jalan Pati-Gembong, Warga Ketakutan
Umar Hanafi
Jumat, 14 Maret 2025 18:41:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Pati – Sebuah video CCTV yang merekam aksi klitih di Jalan Pati-Gembong, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati viral di jagad maya. Aksi klitih yang diketahui terjadi pada Jumat (14/3/2025) dini hari ini pun membuat warga ketakutan.
Berdasarkan video yang tersebar di grup WhatsApp hingga Facebook, puluhan pemuda berusia sekolah berkumpul di Jalan Pati-Gembong. Beberapa di antaranya membawa senjata tajam jenis celurit.
Salah satu warga Gembong, Cholis mengaku melihat secara langsung aksi komplotan klitih ini. Ia mengaku melihat gerombolan para remaja ini sekitar pukul 00.15 WIB. Waktu itu, dirinya hendak pulang dari Pati Kota.
”Awalnya saya lihat beberapa pemuda berboncengan naik motor dengan kecepatan pelan. Lalu, saya lewati. Tapi di depan ternyata banyak pemuda yang berhenti di tengah jalan dengan membawa kendaraan bermotor,” ujar Cholis kepada Murianews.com.
Setelah melihat dengan seksama, ternyata sejumlah remaja mengacungkan senjata tajam jenis celurit. Ia pun memilih putar balik demi keselamatan diri.
”Mereka mengacungkan celurit. Mungkin untuk buat konten. Terus saya putar balik mencari jalan lain,” kata Cholis.
Dirinya mencari jalan desa-desa untuk sampai kediamannya. Hal ini membuatnya pulang lebih lambat daripada biasanya.
Ia sampai di rumahnya sekitar pukul 01.00 WIB. Padahal biasanya, waktu tempuh ke rumahnya tak sampai 30 menit.
Berharap Patroli...
- 1
- 2



