Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Pati – Bupati Pati, Sudewo menghadiri panen raya padi serentak, Senin (7/4/2025). Ia pun mengungkapkan Kabupaten Pati akan menjadi salah satu lumbang padi terbesar di Jawa Tengah.

Panen raya serentak ini digelar di 14 provinsi di seluruh Indonesia. Kabupaten Pati menjadi salah satu lokasi panen raya. Yakni di kawasan persawahan Desa Tendas, Kecamatan Tayu.

Sejumlah instansi turut hadir dalam acara itu. Di antaranya Wakil Bupati Pati Risma Ardhi Chandra, Dandim 0718/Pati Letkol Inf Jon Young Saragi, AKBP Dandy Ario Yustiawan serta pimpinan instansi vertikal (Bulog, BPS, Balai Wilayah Sungai dan Gudang PT Pupuk Indonesia).

Pada kesempatan itu, Sudewo menyampaikan rasa bangganya kepada para petani padi asal Kabupaten Pati.

Ia mengungkapkan produksi pertani mencapai 350 ton padi selama satu tahun. Hal ini menempatkan Kabupaten Pati menjadi salah satu lumbang padi terbesar di Jawa Tengah. Pati menempati urutan kelima.

”Pati menjadi lumbung padi Jawa Tengah. Pati termasuk peringkat ke lima. Ada Kabupaten Blora, Demak, dan lainnya. Kita tingkatkan dengan perbaikan irigasi yang baik,” tutur Sudewo kepada Murianews

Karena hal ini, Kabupaten Pati mempunyai surplus padi sebesar 200 ribu ton dalam satu tahun. Pasalnya, kebutuhan beras di Kabupaten Pati selama satu tahun hanya 150 ribu ton.

Kabupaten Pati cukup baik karena punya surplus sebesar 200 ribu ton. Kebutuhan Padi Kabupaten Pati itu sekitar 150 ribu ton. Kita mampu memproduksi 350 ribu ton. Artinya kita bisa menyumbangkan beras untuk nasional 200 ribu ton. Mudah-mudahan busa kita tingkatkan pada tahun 2025,” tutur dia.

Mengapresiasi... 

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler