Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Pati – Kabar duka menyelimuti masyarakat Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Sesepuh kharismatik asal Desa Dukuhseti, Kecamatan Dukuhseti, Mbah Abbas Sunadi atau yang lebih dikenal dengan Mbah Nadi, wafat pada Senin (21/4/2025) sore.

Kabar duka ini dengan cepat menyebar melalui pesan berantai di berbagai platform media sosial sejak Senin malam. Mbah Nadi kemudian dikebumikan di kampung halamannya di Desa Dukuhseti pada malam yang sama.

Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Pati turut menyampaikan belasungkawa atas kepergian tokoh yang dihormati tersebut.

Ketua PCNU Pati, KH Yusuf Hasyim, mengenang Mbah Nadi sebagai sosok sesepuh masyarakat Pati yang unik namun kaya akan kearifan.

”Mbah Nadi termasuk sesepuh masyarakat Pati yang berpenampilan unik, namun beliau banyak memberikan pitutur (nasihat) yang luhur dalam menjaga tradisi dan kebudayaan masyarakat,” ungkap Kiai Yusuf kepada Murianews.com, Selasa (22/4/2025).

Kiai Yusuf menuturkan, petuah bijak dan arif yang disampaikan Mbah Nadi membuatnya diterima oleh berbagai lapisan masyarakat, tanpa memandang status sosial.

”Beliau bisa diterima di berbagai lintas kelompok mulai dari pejabat pemerintahan sampai rakyat kecil,” imbuhnya.

Editor: Cholis Anwar

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler