Makin Panas! Warga Kepung Satpol PP Pati, Minta Kembalikan Donasi
Umar Hanafi
Selasa, 5 Agustus 2025 14:55:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Namun tiba-tiba Plt Sekda Riyoso datang. Pejabat Pati ini mencegah pengembalian air minieral tersebut. Riyoso menilai langkah Satpol PP sudah sesuai dengan peraturan. Namun berikutnya, Riyoso sedikit melunak. Selajutnya melarang donasi dilakukan di Simpang 5 Pati.
”Perda 7 tahun 2018. Boleh diambil tapi jangan di tempat yang dilarang. Di sana tidak boleh yang bukan peruntukkannya. Boleh diambil, tapi tak boleh di tempat itu,” tandas Riyoso.
Sikap Riyoso ini akhirnya kembali mematik adu mulut yang tak terelakkan. Suasana kembali memanas. Warga semakin bertambah banyak dan mengepung Markas Satpol PP Pati. Sampai berita ini diunggah warga masih bertahan di Markas Satpol PP Pati.
Editor: Budi Santoso



