Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Pati – Rumah pentolan Masyarakat Pati Bersatu (MPB), Teguh Istiyanto dibakar orang tak dikenal alias OTK, Jumat (3/10/2025) dini hari. Massa MPB pun menggeruduk Markas Polresta Pati. 

Mereka berbondong-bondong ke Polresta Pati menuntut keadilan kepada Kapolresta Pati Kombes Pol Jaka Wahyudi. Puluhan massa MPB juga didampingi kuasa hukumnya Nimerodin Gulo. 

Massa Masyarakat Pati Bersatu datang ke Polresta Pati juga berniat meminta kejelasan pelaku penganiayaan Teguh Istiyanto menjelang sidang Pansus pemakzulan Kamis (2/10/2025) kemarin. 

”Hari ini sebagian aliansi datang ke Polresta Pati untuk ketemu dengan Pak Kapolresta sehubung dengan peristiwa tindak pidana yang terjadi di gedung DPRD dan kebetulan Pak Kapolresta ada di situ dan korbannya mas teguh dilihat sendiri oleh Pak Kapolresta,” ujar Gulo kepada Murianews.com.

Menurutnya, Seharusnya Kapolresta sebagai simbol keamanan di Kabupaten Pati harus menegakkan hukum dengan menangkap pelaku penganiayaan. 

”Kalau ada pembiaran berarti Pak kapolresta bisa dianggap gagal di Pati untuk memberikan perlindungan kepada warga Pati. Ini preseden buruk yang dilakukan kapolresta. Kapolresta tidak bisa melindungi warga,” tutur dia. 

Kejengkelan Masyarakat Pati Bersatu juga semakin bertambah usai rumah Teguh Istiyanto dibakar OTK pada Jumat subuh tadi. Menurutnya, tindakan ini terjadi lantaran Kapolresta Pati tak tegas. 

”Dan pada hari ini tadi subuh ternyata juga terjadi lagi tidak pidana, dua orang mencoba membakar rumah Pak teguh. Ini akibat ketidaktegasan pihak keamanan untuk menyikapi peristiwa pidana,” beber dia. 

Pidana...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler