Nunggu 3 Jam, Masyarakat Pati Bersatu Akhirnya Ditemui Kapolresta Pati
Umar Hanafi
Jumat, 3 Oktober 2025 15:44:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Pati – Masyarakat Pati Bersatu (MPB) akhirnya ditemui Kapolresta Pati Kombes Pol Jaka Wahyudi usai menunggu tiga jam. Mereka pun langsung menyampaikan berbagai unek-unek.
Puluhan massa Masyarakat Pati Bersatu mulai datang ke Polresta Pati sekitar pukul 10.00 WIB. Mereka menuntut agar pelaku pemukulan Koordinator MPB Teguh Istiyanto dan pelaku pembakaran rumahnya segera ditangkap.
Mereka pun mengancam tidak akan meninggalkan Markas Polresta Pati bila Kapolresta Pati tak segera menemui massa. Awalnya, mereka juga enggan membuat laporan.
Pasalnya, pemukulan yang terjadi di depan Gerbang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menjelang sidang pansus pemakzulan tersebut dilihat langsung dihadapan Kapolresta Pati dan personel polisi lainnya.
Usai dibujuk sejumlah kepolisian, Teguh dan kawan-kawan akhirnya mau membuat laporan pengeroyokan dan upaya pembakaran rumah pentolan Masyarakat Pati Bersatu tersebut.
Sekitar pukul 13.00 WIB akhirnya Kapolresta Pati Kombes Pol Jaka Wahyudi menhampiri massa yang menunggu di halaman Markas Polresta Pati. Ia mengaku bakal menangkap para pelaku.
”Sudah kita proses dan usahakan. Biarlah Polresta bekerja, berbuat. nanti akan kita sampaikan (perkembangannya),” ujar Kapolresta Pati kepada massa.
Penanganan Kasus...
- 1
- 2



