Ratusan Porsi MBG Tak Tersalurkan, SPPG Polresta Pati Minta Maaf
Umar Hanafi
Selasa, 4 November 2025 15:22:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Pati – Ratusan porsi Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polresta Pati tak tersalurkan, Senin (3/11/2025). Mereka pun menyampaikan permintaan maaf.
Permintaan maaf itu tertuang dalam surat resmi bernomor 01/XII/SPP/2025. Dari total 919 porsi yang semestinya diterima, hanya 318 porsi yang terdistribusi sesuai jadwal.
Ini berdampak pada terganggunya pemenuhan gizi siswa yang dijadwalkan memperoleh paket makanan pada hari tersebut.
Kepala SPPG Polresta Pati, Danang Candra Bayuaji menegaskan pihaknya bertanggung jawab penuh atas kendala tersebut.
”Keterlambatan ini terjadi akibat kesalahan internal dari pihak dapur kami, dan bukan disebabkan oleh pihak sekolah maupun pihak lain,” ujarnya dalam surat resmi permintaan maaf yang diterima Murianews.com, Selasa (4/11/2025).
Menurut Danang, pihaknya memahami gangguan yang dirasakan pihak sekolah dan orang tua siswa. Ia menyatakan sangat menyesal dengan adanya kejadian tersebut.
”Kami menyadari bahwa hal ini telah menimbulkan ketidaknyamanan serta merugikan pihak sekolah dan wali murid,” ungkapnya.
Komitmen Lakukan Evaluasi
Ia menambahkan, kepercayaan masyarakat terhadap program pemenuhan gizi anak sekolah merupakan amanah yang harus dijaga. Karena itu, langkah evaluasi segera diterapkan.
”Sebagai bentuk tanggung jawab, kami berkomitmen untuk melakukan evaluasi menyeluruh serta perbaikan prosedur operasional,” tutur Danang.
Danang juga menegaskan peningkatan sistem pengawasan dalam proses dapur dan distribusi makanan. Termasuk pengetatan pengawasan waktu proses produksi dan pengantaran, agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
SPPG Polresta Pati menyampaikan apresiasi terhadap pengertian pihak sekolah dan orang tua siswa atas insiden tersebut.
”Besar harapan kami agar hubungan baik dan kerja sama yang telah terjalin dapat tetap berjalan dengan sebaik-baiknya,” pungkas Danang.
Editor: Zulkifli Fahmi



