Perbaikan Tanggul Jebol Belum Tuntas, Warga Gabus Pati Waswas Banjir
Umar Hanafi
Jumat, 7 November 2025 17:33:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Maka dari itu, petugas sempat menanggul dengan sandbag dan bambu. Menurutnya, upaya ini dilakukan untuk sementara waktu.
”Sering jebol itu karena arus dari Sungai Godo deras sering banjir bandang, tanggul mungkin situ lemah sehingga kena air banjir bandang akhirnya jebol,” terangnya.
Ia juga mengatakan jika selama ini tanggul darurat pakai sandbag dan trucuk bambu. Sehingga kekuatannya tidak bisa maksimal.
”Kalau itu tidak segera diperbaiki khawatirnya musim hujan lagi gak kuat lagi, jebol mengganggu jalan,” tuturnya.
Merespons jebolnya tanggul darurat, ia sudah meminta penyedia membersihkan kawasan jalan raya yang terkena material jebolnya tanggul. Menurutnya, akses lalu lintas sudah mulai aman.
”Kejadian rusaknya tanggul belum lama, karena sempat banjir tidak bisa dikerjakan, sementara tukangnya istirahat. Ini mulai dikerjakan penyedia. Penyedia sudah menyanggupi, kita usahakan satu sampai dua hari ini dibersihkan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, DPUTR Kabupaten Pati bersama penyedia sedang melakukan pengerjaan tanggul permanen. Menurut Widyo pengerjaan sudah sejak Oktober, dan ditarget tuntas Desember 2025 mendatang.
”Kejadian rusaknya tanggul belum lama, karena sempat banjir tidak bisa dikerjakan, sementara tukangnya istirahat. Ini mulai dikerjakan penyedia. Penyedia sudah menyanggupi, kita usahakan satu sampai dua hari ini dibersihkan,” tuturnya.
Dipaparkannya bahwa volume tanggul dalam 38,5 meter dan tanggul luar 19 meter. Pengerjaan menggunakan dana dari perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pati tahun 2025 senilai Rp 199 juta.
Editor: Cholis Anwar



