Viral! Berduaan di Kamar Hotel Puncel Pati, 2 Pasangan Digrebek Warga
Umar Hanafi
Senin, 17 November 2025 18:49:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Pati – Sejumlah video penggerebekan dua pasangan bukan suami istri di wilayah Desa Puncel Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati viral di media sosial. Kedua pasangan digrebek saat berduaan di kamar sebuah hotel di desa tersebut.
Video-video tersebut beredar di sejumlah media sosial. Salah satunya diunggah akun media sosial Facebook Nyonya Pesek pada belasan jam yang lalu.
Dalam video itu memperlihatkan warga berbondong-bondong menggerebek dua pasangan yang sedang berduaan di sebuah hotel.
Saat dikonfirmasi Kapolsek Dukuhseti Pati, AKP Ali Mashuri membenarkan adanya peristiwa tersebut. Penggerebekan dilakukan oleh warga setempat pada Minggu (16/11/2025) sore sekitar jam 16.00 WIB.
Sekitar pukul 16.00 WIB, kemarin Minggu (16/11/2025),” kata AKP Ali kepada Murianews.com, Senin (17/11/2025).
AKP Ali mengatakan penggerebekan tersebut karena warga kesal terhadap keberadaan hotel yang ada di tengah permukiman warga.
Menurutnya, setahun lalu sempat menggelar aksi demo dan meminta agar hotel itu ditutup selamanya. Namun selang setahun ternyata hotel tersebut nekat buka secara sembunyi-sembunyi.
”Janjinya ditutup tapi tidak ditutup karena pemilik hotel memiliki izin resmi. Pengennya ditutup sepanjang waktu, cuman dia memiliki izin sah secara waktu itu bukan lagi. Itu kejadian setahun yang lalu pada tahun 2024. Ini mungkin sembunyi-sembunyi itu, terus itu buka lagi ya," kata AKP Ali.
Gerebek Hotel...
Menurutnya kebetulan ada dua pasangan yang ternyata bukan sah sedang menginap di hotel tersebut. Sontak warga pun menggerebek hotel. Dua pasangan yang tidak sah lalu dibawa warga ke Balai Desa Puncel.
”Intinya warga tidak senang dengan pemilik hotel. Nah saat ada orang pasangan bukan sah ke hotel itu digerebek. Warga tidak sentimen dengan pasangan itu tidak tapi sakit dengan pemilik hotel,” jelasnya.
Warga kemudian menghubungi ke polisi. AKP Ali beserta sejumlah personelnya kemudian datang ke lokasi. Polisi gerak cepat dan mengamankan dua pasangan yang tidak sah itu. Dua pasangan itu lalu dibawa ke Polsek Dukuhseti untuk pembinaan.
”Setelah warga ramai, massa tambah banyak, daripada situasi tidak kondusif kita cari aman dan menyelamatkan jiwa akhirnya saya bawa ke Polsek Dukuhseti, yang masih bujang saya panggil orang tua dan yang bersuami kita panggil kepala desa untuk membuat surat pernyataan kedua belah pihak sepengetahuan keluarga dan Kepala desa,” tutur dia.
Ali mengaku terkait dengan keberadaan hotel itu akan masih dimediasi antara warga, pemilik hotel, dan pemerintah desa.
”Untuk hotel tidak ditutup. Dulu pernah ditutup tapi perizinan resmi ada lengkap,” pungkas dia.



