Ngaku Digeruduk Kelompok Bersajam, Pemuda Pati Lari ke Kantor Polisi
Umar Hanafi
Selasa, 25 November 2025 10:44:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Pati – Sejumlah pemuda di Pati Kota, Kabupaten Pati, Jawa Tengah mengaku digeruduk kelompok bersenjata tajam (bersajam), Selasa (25/11/2025) dini hari.
Mereka pun ketakutan dan lari ke kantor Polisi guna mendapatkan perlindungan. Kepala SPKT Polresta Pati Ipda Sismiyarto mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 03.00 WIB.
Sismiyarto mengatakan, para pemuda itu mengaku tiba-tiba didatangi sekelompok orang bersajam saat tengah nongkrong. Usai mendapati laporan itu, pihaknya pun langsung melakukan langkah cepat.
”Kami merespon cepat setiap aduan masyarakat, terlebih yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan. Koordinasi dengan piket fungsi dan Polsek Pati Kota merupakan langkah penting untuk memastikan penanganan yang cepat dan terukur,” tambah Ipda Sismiyarto.
Sejumlah personel dari Pamapta, dua anggota SPKT, satu peleton Dalmas, dan satu regu piket Polsek Pati Kota langsung bergerak menyisir wilayah untuk mencegah potensi tawuran antarpemuda.
Sesampainya di lokasi, kondisi sudah kembali kondusif. Kelompok pemuda yang diduga akan terlibat perkelahian tidak lagi ditemukan di tempat kejadian. Meski demikian, petugas tetap melakukan pemeriksaan area.
”Saat tiba di lokasi, situasinya sudah kondusif, namun kami tetap memberikan imbauan agar warga tidak mudah terprovokasi,” kata Ipda Sismiyarto.
Tingkatkan penyisiran...
- 1
- 2



