Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Ia berharap dari berbagai kegiatan ini, masyarakat memahami HIV/Aids dan tidak memberikan stigma buruk kepada ODHA. Pasalnya, stigma buruk ini sering kali membuat semangat hidup ODHA berkurang.

”Jadi stigma-stigma yang selama ini ada di masyarakat itu kan begitu parahnya. Makanya kita melakukan edukasi, melakukan sosialisasi dengan lintas komunitas. Jadi secara seni, nanti secara lingkungan, kita kolaborasi. Hari ini kita melakukan aksi damai, kita juga melakukan edukasi, pembagian bunga, pembagian buku, jadi secara masyarakat umum bisa tersampaikan,” tandas dia.

Puskesmas Jakenan juga ikut memeriahkan kegiatan ini. Programmer HIV/AIDS dari Puskesmas Jakenan, Dwi Sri Susiloningsih mengungkap, puskesmasnya menangani 102 pasien HIV/AIDS, mayoritas bukan warga Pati, melainkan pasien rujukan dari luar kecamatan, luar kabupaten, bahkan luar provinsi, seperti dari Tuban dan Lamongan.

“Jadi kalau data Pati tinggi, perlu kami luruskan, yang berobat di sini banyak yang dari luar kabupaten dan provinsi,” pungkasnya.

Editor: Cholis Anwar

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler