Sejumlah Siswa SMK di Pati Sambut Positif Rencana Sekolah 6 Hari
Umar Hanafi
Jumat, 5 Desember 2025 13:02:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Pati – Sejumlah siswa SMK di Kabupaten Pati menyambut positif rencana Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) menerapkan sekolah 6 hari. Mereka menilai bisa kembali menghidupkan ektrakurikuler.
Salah satu siswa yang menyambut positif rencana ini yakni, Elsa. Siswi salah satu SMK di Pati ini mengaku dukungan wacana kebijakan sekolah 6 hari bagi SMA dan SMK Negeri di Jawa Tengah ini.
Menurutnya, 6 hari sekolah membuat pembagian jam belajar bisa jadi lebih efektif. Jam pulang sekolah tidak terlalu sore dan siswa pun tak terlalu lelah.
”Saya pribadi mendukung wacana masuk sekolah 6 hari yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Menurut saya, pembagian jam belajarnya bisa jadi lebih efektif,” ujar dia.
Ia menilai, dengan 6 hari sekolah, durasi belajar tiap harinya berpotensi lebih singkat dibanding sistem 5 hari yang selama ini berjalan. Hal ini dianggap berdampak baik pada kesehatan, keselamatan, dan kenyamanan siswa.
”Sebelumnya kami masuk 5 hari, tapi sering pulang sore. Kalau 6 hari tapi pulangnya lebih awal, saya rasa itu lebih baik. Kami bisa punya lebih banyak waktu istirahat di rumah dan bisa melakukan kegiatan produktif lainnya tanpa harus terburu-buru,” tambahnya.
Elsa juga berharap, kebijakan tersebut nantinya tetap mempertimbangkan kesiapan sekolah, pengaturan kurikulum, serta aspirasi siswa dan orang tua agar implementasinya berjalan optimal.
Hal senada juga diungkapkan Tri, salah satu Siswa SMK Pati. Ia mengaku setuju dengan rencana ini. Ia menilai 6 hari sekolah bisa meningkatkan kualitas belajar.
Pemadatan...
- 1
- 2



