Banjir di Pantura Pati-Rembang Bikin Sejumlah Ruko Roboh
Umar Hanafi
Kamis, 11 Desember 2025 10:33:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Pati – Banjir di Pantura Pati-Rembang tak hanya menggenangi jalan. Banjir yang terjadi sejak Rabu (10/12/2025) malam ini juga membikin sejumlah ruko yang berada di bantaran sungai roboh terseret banjir.
Banjir yang terjadi di Jalan Pantura Pati-Rembang, tepatnya di Desa Ketitangwetan, Kecamatan Batangan, Pati, Jawa Tengah itu belum surut hingga kini, Kamis (11/12/2025) menjelang siang.
Arus lalu lintas tersendat dan hanya bisa melaju padat merayap. Kendaraan hanya bisa melaju perlahan, menyebabkan arus lalu lintas padat merayap. Deretan panjang kendaraan mencapai hingga dua kilometer.
Sejumlah ruko milik warga yang berada di tepi sungai juga roboh terseret derasnya banjir. Tumpukan sampah yang menumpuk di depan jembatan yang ambrol ikut memperparah kondisi banjir, karena aliran air tersumbat dan meluap ke permukiman serta jalur nasional.
”Hingga hari ini jalur Pantura masih terendam banjir. Arus lalu lintas padat merayap. Kemarin sempat surut, tapi banjir datang lagi karena hujan deras dari siang sampai malam. Beberapa ruko warga ikut terseret air,” ujar salah satu warga Ketitangwetan, Sulistiyono.
Warga berharap pemerintah segera melakukan penanganan, terutama pada tanggul dan jembatan yang jebol, agar banjir tidak semakin meluas dan aktivitas masyarakat bisa kembali normal.
Warga lainnya, Hasanuddin memaparkan banjir terjadi sejak Rabu (10/12/2025) malam sekitar pukul 18.30 WIB. Banjir tersebut dipicu oleh tingginya intensitas hujan di kawasan Pegunungan Kendeng.
Sungai Meluap...
- 1
- 2



