Rumah Rusak Tertimbun Longsor, Warga Jrahi Pati Butuh Bantuan
Umar Hanafi
Senin, 15 Desember 2025 12:58:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Pati – Rumah seorang warga Desa Jrahi, Kecamatan Gunungwungkal, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Soleh rusak parah usai tertimbun longsor pada Minggu (15/12/2025) petang.
Kini, dirinya menaruh harapan bantuan kepada pemerintah untuk memperbaiki kediamannya.
Soleh tampak pasrah dengan bencana yang menimpa kediamannya. Tanah tetangganya yang berada di atas tiba-tiba longsor menimpa kediamannya yang terletak di Dukuh Beru, RT 4 RW 5.
Sebenarnya, tanah tersebut sudah ditahan talut, namun talut setinggi sekitar 14 meter tersebut tak kuat menahan tanah. Sebelum kejadian, hujan deras mengguyur Desa Jrahi dan sekitarnya.
”Waktu hujan sekitar 16.30 WIB kemudian pukul 17.30 WIB longsor,” ujar Soleh kepada Murianews.com, Senin (15/12/2025).
Saat kejadian, sejumlah warga Jrahi mendengar suara gemuruh. Beberapa mengira suara tersebut dari suara guntur. Ternyata, rumah Soleh tertimpa longsor.
Tembok, ruang tamu, ruang keluar hingga teras rumah rusak parah. Sejumlah perabotan rumahnya juga rusak tertimbun longsor. Mulai dari kursi tamu, kulkas hingga televisi rusak tertimbun longsor. Kerugian atas bencana ini ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Meskipun demikian, dirinya masih bersyukur. Nyawanya masih selamat lantaran saat kejadian, dirinya memandikan anak balitanya di kamar mandi yang terletak di rumah bagian belakang.
”Saat kejadian di belakang memandikan anak. Kerugian banyak di dalam,” kata Soleh.
Butuh Bantuan...
Kini, dirinya menaruh harapan kepada pemerintah agar memberikan bantuan. Pasalnya, butuh biaya tak sedikit untuk memperbaiki rumahnya dan memperbaiki talut agar lebih kokoh dan aman.
”Harapannya kepada pemerintah mudah-mudahan dibantu,” ungkap dia.
Sementara itu, Perangkat Desa Jrahi, Kuntan mengaku tak bisa mengusulkan bantuan dari program Rumah Tak Layak Huni (RTLH), lantaran saat ini sudah akhir tahun.
Meskipun demikian, Pemdes Jrahi berusaha membantu dengan mengusulkan bantuan dari Dinas Sosial atau Baznas. Pihaknya bersama warga dan TNI-Polri juga bergotong royong membersihkan reruntuhan longsor.
”Karena RTLH akhir tahun tidak bisa dianggarkan. Kita coba ke Baznas nanti atau dinas sosial untuk meringankan beban Bapak Soleh,” pungkasnya.
Editor: Supriyadi



