Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Pati – Angka kecelakaan di Kabupaten Pati tahun 2025 tergolong meningkat daripada 2024 lalu. Angka kecelakaan Pati pada tahun ini tercatat menembus 1.400-an kasus dengan korban meninggal 185 jiwa. 

Angka tersebut tercatat dalam Data Satuan Lalulintas (Satlantas) Polresta Pati mulai Januari 2025 hingga pertengahan Desember 2025. Sementara itu pada tahun 2024, angka kecelakaan Pati mencapai 1.281 kejadian. 

Meskipun mengalami peningkatan jumlah korban jiwa kecelakaan pada tahun 2025 ini tergolong menurun daripada tahun 2024 kemarin. Pada tahun 2024 korban jiwa mencapai 196 jiwa. 

”Total kecelakaan Pati tahun ini ada sekitar 1.400-an kecelakaan. Bulan ini ada 76. Korban meninggal dunia 185 jiwa. Kasus kecelakaan lebih banyak tahun ini,” ujar Kasat Lantas Polresta Pati, Kompol Riki Fahmi Mubarok, Selasa (23/12/2025). 

Kecelakaan Pati ini dialami kendaraan roda empat, truk tronton hingga sepeda motor. Sepeda motor menjadi kendaraan yang paling rawan dengan angka kecelakaan tertinggi. 

Ia memaparkan ada empat faktor penyebab kecelakaan. Mulai dari human error atau faktor kelalaian manusia, cuaca, kondisi kendaraan dan jalan. 

”Tapi lebih banyak human error. Faktor manusia sendiri. Mereka tidak mematuhi rambu-rambu lalu lintas atau karena llai dari pengendara sendiri,” tandas dia. 

Lokasi paling rawan... 

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler