Petani Tegalombo Pati Meninggal Tersambar Petir di Tengah Sawah
Umar Hanafi
Sabtu, 27 Desember 2025 09:45:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Pati – Seorang petani Desa Tegalombo, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati, meninggal dunia usai tersambar petir saat berada di sawah, Jumat (26/12/2025) sore menjelang petang.
Peristiwa nahas tersebut terjadi di area persawahan turut Desa Tegalombo sekitar pukul 17.45 WIB. Kejadian itu pun sontak mengundang perhatian warga sekitar.
Korban diketahui bernama Septian Dwicahyo (36), warga RT 03 RW 02 Desa Tegalombo. Berdasarkan keterangan kepolisian, korban berpamitan kepada istrinya sekitar pukul 17.00 WIB untuk pergi ke sawah, namun sekitar 45 menit kemudian ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa.
Kapolsek Dukuhseti AKP Ali Mashuri menjelaskan, pihaknya menerima laporan dari istri korban pada pukul 18.00 WIB.
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas SPKT dan Reskrim Polsek Dukuhseti bersama tim medis dari Puskesmas Dukuhseti langsung mendatangi lokasi kejadian.
”Saat petugas tiba di lokasi, korban sudah berada di pinggir sawah setelah dievakuasi oleh warga. Tim medis kemudian melakukan pemeriksaan awal terhadap jenazah,” ujar AKP Ali Mashuri, Sabtu (27/12/2025).
Korban diduga tersambar petir ketika hujan disertai kilatan petir melanda kawasan persawahan. Warga yang melintas menemukan korban tergeletak dan segera meminta bantuan warga lain untuk mengevakuasi korban ke tempat yang lebih aman.
Hasil pemeriksaan medis oleh dokter Puskesmas Dukuhseti tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik.
Sambaran petir...
- 1
- 2



