Pemkab Pati Klaim 10 Ton Bisa Sukses Meski Sempat Diserbu Hama Tikus
Umar Hanafi
Kamis, 22 Januari 2026 16:54:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Dengan keberhasilan ini, Chandra mengajak para petani tak ragu melaksanakan program unggulan Pemkab Pati dalam bidang pertanian tersebut. Apalagi, pihaknya juga memberikan dukungan maksimal untuk meningkatkan perekonomian warga.
”Jadi semua petani, monggo silakan diaplikasikan seperti yang di Desa Gabus ini, supaya ekonomi masyarakat Pati, terutama pertanian ini bisa meningkat,” katanya.
Salah satu petani, Suwarjo mengaku program tersebut memang berhasil menaikkan produktivitas petani. Meski terkena serangan tikus, hasil panen petani tetap lebih tinggi.
”Dibandingkan tahun-tahun lalu masih bagus tahun ini. Dulu hasil panen kisaran 6 sampai 7 ton (per hektare),” ungkapnya.
Editor: Zulkifli Fahmi



