Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Pati – Bos di Kabupaten Pati, Deddy Gunawan geregetan melihat jalan rusak. Bos beras ini pun akhirnya memperbaiki jalan rusak dengan merogoh kocek pribadi, Rabu (11/2/2026). 

Warga Desa Blaru, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati itu memperbaiki jalan Pati-Purwodadi, tepatnya di Perempatan Pentol yang rusak parah.

Ia kesal karena pemerintah tak kunjung memperbaiki jalan yang sudah rusak berbulan-bulan dan sudah mencelakakan banyak orang itu.

Pantauan di lokasi, belasan warga terlihat bahu membahu mengangkut meterial penambal jalan dari sebuah pikap dan motor roda tiga.

Mereka menguruk jalan berlubang dengan lebar dan kedalaman bervariasi pakai batu dan base course. Setelahnya, urukan material itu diratakan dengan alat stamper.

Warga Blaru, Deddy Gunawan, mengaku mengeluarkan biaya Rp 7 juta untuk memperbaiki jalan sepanjang 1 kilometer itu. Menurutnya, jalan kabupaten itu sudah rusak parah selama berbulan-bulan.

Meski beberapa kali ditambal, tapi jalan cepat rusak lagi karena menggunakan material grosok biasa yang cepat rusak lagi jika ada hujan. 

”Sementara kita masih tanggung pribadi tapi warga bersama-sama untuk membantu tenaganya. Ya kurang lebih sekitar tujuh jutaan,” ungkap dia. 

Memicu Kecelakaan...

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler